Konfigurasi Dasar MikroTik untuk Jaringan Rumahan (Panduan Lengkap Untuk Pemula)

 


Halo semua, pada postingan kali ini saya ingin sharing bagaimana caranya setting Mikrotik untuk:

1. Reset konfigurasi Mikrotik sebelumnya.

2. Konfigurasi WAN di Mikrotik yang menuju ISP.

3. Setting DHCP dan IP Address untuk network yang kita gunakan.

4. Setting general pada Mikrotik yang bisa kita gunakan untuk membuat network kita lebih aman.

Yuk sebelum kita mulai teman teman yang butuh Mikrotik bisa cek disini ya. Saya menggunakan Mikrotik RB450G. Mikrotik kecil yang cukup powerful untuk kita gunakan pada jaringan rumah atau kantor kecil untuk melayani bandwith dan traffic tinggi, fitur cukup banget untuk manajemen hotpot, vpn, firewall, bandwith, 5 port ethernet gigabit, harga barunya 1 jutaan dan yg bekas 400rb an.
 
1. Reset konfigurasi Mikrotik sebelumnya untuk memastikan konfigurasi bawaan pabrik, menghindari masalah yang akan timbul pada konfigurasi sebelumnya. Bisa menggunakan hard reset dengan cara menekan tombol reset pada mikrotik sambil cabut power on dan off. Saya akan menggunakan WinBox untuk reset konfigurasinya. Download WinBox dari website mikrotik ya https://mikrotik.com/download/winbox

  • Nyalakan Mikrotik lalu koneksikan kabel ether 5 ke laptop kita menggunakan kabel LAN. Login ke Mikrotik via Winbox.
    Pilih "Reset Configuration"

    Klik "Reset Configuration"


    Pilik "OK"


    Mikrotik Restart
    Konfigurasi telah di reset, bisa login kembali menggunakan user: admin, password: (kosong).
     
2. Konfigurasi WAN di Mikrotik yang menuju ISP. Setelah kita hapus konfigurasi mikrotik sebelumnya. Kita bisa mulai konfigurasi untuk network rumah kita.
  • Koneksikan kabel LAN dari Port Internet ISP (saya pakai Indihome jadi port 2 atau port 3, karena biasanya port 1 dan port 4 untuk IPTV) ke eth1 Mikrotik.
    Koneksi Kabel LAN

  • Mikrotik akan menerima IP dari DHCP router Indihome jadi kita bisa set IP Addres untuk eth1 sebagai WAN dari router Indihome untuk seluruh perangkat dibawahnya. Mungkin nanti kita bisa tambahkan switch, akses point, dll.

    IP Address Mikrotik

    DHCP memberikan kita IP 192.168.100.25/24 untuk WAN jaringan rumah kita. Saatnya kita test apakah mikrotik kita sudah teralirkan internet dari Router Indihome dengan cara ping ke google.com atau website manapun. Saya coba ping ke 8.8.8.8 Disini terlihat kita sudah mendapatkan internet dari Router Indihome. Jika pertama kali buka terminal kita juga akan diminta untuk rubah password admin.

    Berhasil Ping ke 8.8.8.8

  • Setting NAT (Network Address Translation) untuk menterjemahkan IP Lokal menjadi IP Publik Dinamis agar banyak perangkat pada jaringan rumah kita bisa menggunakan IP Publik yang sama untuk akses internet.
    Setting NAT

    NAT Rule
     
  • Setting IP Address untuk jaringan rumah kita. Disini saya menggunakan Eth2, Eth3, dan Eth4 untuk perangkat dibawah Mikrotik. Sedangkan untuk Eth5 saya biasa gunakan untuk management dari laptop ke mikrotik.
    Tambahkan IP Address untuk Eth2

    Tambahkan IP Address untuk Eth3


    Tambahkan IP Address untuk Eth4


  • Setting DHCP untuk jaringan rumah kita. Jadi router Indihome sebagai pintu kita ke internet dan Mikrotik yang manage pembagian IP adress untuk seluruh perangkat yang terkoneksi pada jaringan rumah kita.

    Setting DHCP Server pada Bridge1 Mikrotik
     
    Cek koneksi pada Eth2 dan Eth3 dengan cara koneksikan kabel dari port tersebut ke laptop. Jika mendapatkan IP address dan koneksi internet, maka settingan kita berhasil.

  • Tambahkan bridge untuk menghubungkan Eth2 dan Eth3 karena jaringan yang kita buat untuk Eth2 dan Eth3 menggunakan jaringan yang sama yaitu 178.168.88.1/24

    Buat bridge

     
    Daftarkan Eth2 ke Bridge1


    Daftarkan Eth3 ke Bridge1

  • Sekarang kita konfigurasikan Mikrotik agar lebih aman. Kita buat user baru yang akan kita gunakan untuk login ke mikrotik via WinBox.

    Create user Mikrotik

     
    Disable user "admin"

     

  • Ganti nama router dan interface yang digunakan pada Mikrotik.
    Nama Router


     Sesuai rencana saya sejak awal:
    - eth1 - koneksi dari ISP ke Mikrotik
    - eth2 - untuk ke Akses Point lantai 1
    - eth3 - untuk ke Akses Point lantai 2
    - eht4 - untuk ke Akses Point tetangga
    - eth4 - nantinya akan saya koneksikan ke switch, tapi untuk sementara saya jadikan untuk Management ke laptop.

OK, sekian tutorial dari saya, kalau ada komentar yuk boleh dicomment ya. Mau diskusi boleh follow sosmed -bapakngantukan- Terima kasih banyak.


Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu